6 Type Bahan Kaos Polos

6 Type Bahan Kaos Polos

6 type bahan kaos polos yang sering digunakan oleh banyak produsen kaos. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas serta model untuk kaos itu sendiri. Adapun pemilihan jenis bahan kaos polos bisa berdasarkan ketebalan, karakter kain dan juga warna. Silahkan simak selengkapnya berikut ini.

Jenis Kaos Polos

Peluang sedikit di antara kita yang belum kenali type kain atau type bahan kaos, walaupun hampir setiap hari kita memakainya. Yang sudah mengetahui beberapa macam bahan kaos , seringkali sulit memperbandingkan bahan kaos polos antara satu sama dengan yang

Jenis Bahan Kain Kaos Polos

Semoga saja sekilas informasi berkenaan beberapa macam bahan kaos yang menyebar di pasar ini -sedikit banyak- dapat membantu tambahkan pengetahuan anda, sampai bisa selektif saat tentukan / beli kaos polos, baik untuk dipakai sendiri atau untuk keperluan usaha.

Berdasarkan bahan dasar pembikinanya, bahan kaos polos yang berada di pasar ada beberapa tipe. Type bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE, Hyget.

Type bahan kaos di atas umumnya digunakan untuk kaos polos. Untuk kaos berkerah atau kaos polo ( polo shirt), biasanya digunakan bahan cotton pique, lacoste dan juga kaos maternal. Sedang untuk jaket, jumper, atau hoodie, biasanya digunakan bahan fleece atau terry.

Jika anda mengutamakan kenyamanan dalam gunakan baju, optimis bila kaos yang anda pakai menggunakan bahan 100% Cotton Combed. Harus dimengerti bila masing-masing pabrik bahan / pembikin kaos menghasilkan kualitas kaos lainnya, karena ketidaksesuaian kualitas bahan baku kapas, ketidaksesuaian proses produksi dan quality kontrol, dan ketidaksesuaian proses washing dan finishingnya.

Oleh karena itu, bahan cotton combed dari pabrik 1, dapat sedikit berbeda kualitas dan teksturnya dengan pabrik 2, demikian pula produk bahan kaos yang ditawarkan di toko kain A bisa berbeda dengan toko kain B.
Bahan kaos polos (100% cotton) adalah bahan kaos yang 100 % dibikin dari serat kapas alam.

Type Bahan Kaos Polos

1. 100% COTTON COMBED

Serat benang lebih halus. Hasil rajutan dan perform bahan lebih halus dan rata. Berdasarkan type benang yang digunakan dan seting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya, bahan cotton combed memiliki beberapa jenis: 20s, 24s, 30s, 40s.

Semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis memiliki bahan, dan semakin mahal harga. Untuk kaos distro umumnya memakai type 20 s dan 30s, sedang untuk type lainnya, biasanya dipakai untuk point dengan desain tertentu, seperti kaos khusus cewek atau pakaian dalam, samakan karakter memiliki bahan.

2. 100% COTTON CARDED

Seperti bahan cotton combed, bahan cotton carded memiliki beberapa jenis: 20s, 24s, dan sebagainya, berdasarkan type benang yang digunakan dan seting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Tetapi serat benang yang digunakan pada bahan cotton carded ini kurang halus.

Hasil rajutan dan perform bahan kurang halus dan kurang rata. Umumnya bahan cotton carded ini digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, karena harga tambah murah dibandingkan cotton combed, memiliki susunan kurang halus namun tetap nyaman dipakai karena dibikin dari 100% serat kapas alam.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)

Type bahan CVC (Cotton Viscose) adalah gabungan dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Keunggulan pada bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (turun pola) lebih kecil memiliki bahan Cotton. Sama misalnya dengan bahan kaos lainnya type bahan ini mempunyai karakter menyerap keringat.

4. TC (TETERON COTTON)

Type bahan TC (Teteron Cotton) adalah gabungan dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan dengan bahan kaos katun (Cotton), bahan Teteron Cotton kurang bisa menyerap keringat dan cukup panas di badan.

Keunggulan pada type bahan Teteron Cotton lebih tahan ‘shrinkage’ (tidak turun atau melar) walaupun sudah dicuci berulang-ulang. Harga tambah murah dari beberapa bahan kaos yang lain.

5. POLYESTER atau PE

Type bahan Polyester atau PE dibikin dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi seterusnya dibuat untuk bahan kaos berupa serat fiber poly. Karena watak bahan dasarnya, karenanya type bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai.

6. HYGET

Type bahan Hyget dibikin dari plastik, tapi lebih tipis. Kerap digunakan untuk kebutuhan kampanye partai karena harga yang termurah.

Seperti yang kita ketahui, bahan dasar dari semua pakaian adalah benang. Untuk satu benang jadi kain kaos, harus melalui proses dirajut atau knitting. Baik type benang atau tipe rajutan pada kain kaos berlainan.

Begitu info terkait 6 type bahan kaos polos yang sering digunakan dalam industri garment, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Jika kamu ingin membaca artikel yang lain silahkan klik di sini

%d blogger menyukai ini: